UDN Press kembali menghadirkan karya terbaru yang relevan dengan tantangan dunia pendidikan Islam masa kini melalui terbitnya buku berjudul “Kurikulum Pesantren Abad 21: Mengintegrasikan Teknologi Digital untuk Penguatan Kompetensi Humanistik.” Buku ini ditulis oleh dua akademisi, yaitu Dr. Arizqi Ihsan Pratama, M.Pd. dan Anas Fauzi, M.Pd., yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan pesantren di era digital.
Buku setebal 241 halaman ini menawarkan gagasan segar mengenai pentingnya pembaruan kurikulum pesantren agar mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur keislaman. Para penulis menyajikan konsep kurikulum integratif yang memadukan tradisi humanistik pesantren dengan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pembelajaran modern.
Dalam buku ini dijelaskan bagaimana keterampilan abad ke-21—yang dikenal dengan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication)—dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam sistem pendidikan pesantren. Selain itu, pembahasan juga mencakup strategi pembelajaran, penguatan karakter santri, hingga model evaluasi pendidikan yang berkelanjutan.
Menurut penulis, pesantren memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi lembaga pendidikan yang adaptif dan inovatif, asalkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak. Oleh karena itu, buku ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi para pengelola pesantren, guru, dosen, maupun pemerhati pendidikan Islam dalam merancang kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman.
Buku dengan ISBN 978-634-04-7454-1 ini diterbitkan dalam format soft cover dan dapat diperoleh dengan harga Rp100.000. Kehadirannya menjadi kontribusi penting dalam upaya transformasi pendidikan pesantren menuju era digital yang tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.
Informasi pemesanan buku dapat diperoleh melalui UDN Press atau media sosial resmi @udn_press. Dengan terbitnya buku ini, diharapkan dunia pesantren semakin siap menyongsong masa depan pendidikan yang lebih maju dan berdaya saing.
