(Jakarta, 2/3) Universitas Darunnajah Press bekerja sama dengan Program Studi Sains Aktuaria Universitas Darunnajah menggelar kegiatan Book Talk bertajuk “Ada Apa dengan Teori Peluang?” pada Senin, 2 Maret 2026, melalui Google Meet. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Prodi Sains Aktuaria dan menghadirkan Ani Nuraini, M.Pd., selaku Kaprodi Sains Aktuaria Universitas Darunnajah sekaligus penulis buku Pengantar Teori Peluang.
Dalam pemaparannya, Ani Nuraini menjelaskan bahwa teori peluang (probability theory) bukan sekadar konsep matematis yang dipelajari di bangku kuliah, melainkan fondasi penting dalam pengambilan keputusan di berbagai sektor industri. Ia menekankan bahwa teori peluang berperan sebagai alat prediksi untuk membaca kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di masa mendatang, sehingga perusahaan dapat menentukan langkah strategis secara lebih terukur dan rasional.
Pembahasan semakin menarik ketika pemateri membocorkan bagaimana teori peluang digunakan dalam dunia kerja sebagai instrumen analisis risiko dan perencanaan langkah lanjutan perusahaan. Dalam praktiknya, teori ini membantu manajemen memproyeksikan potensi keuntungan, kerugian, hingga berbagai skenario yang mungkin muncul sebelum sebuah keputusan diambil. Dengan pendekatan probabilistik, perusahaan tidak lagi sekadar menebak, tetapi bertindak berdasarkan perhitungan yang sistematis.
Suasana diskusi menjadi semakin hidup saat Ani Nuraini mengaitkan implementasi teori peluang dengan salah satu drama Korea populer berjudul Start-Up. Ia mencontohkan bagaimana konsep probabilitas dapat digunakan untuk mengakuratkan keaslian sebuah foto, tanda tangan, maupun tulisan tangan melalui analisis pola dan kemungkinan statistik. Contoh tersebut membuat mahasiswa lebih mudah memahami bahwa teori peluang juga diterapkan dalam bidang teknologi, keamanan digital, hingga pengembangan sistem verifikasi berbasis data.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman konseptual mahasiswa, tetapi juga membuka wawasan mengenai relevansi teori peluang dalam dunia profesional. Melalui Book Talk ini, mahasiswa Sains Aktuaria diajak untuk melihat bahwa setiap angka memiliki makna, dan setiap peluang dapat menjadi dasar bagi keputusan besar di masa depan.

